Senin, 30 November 2015

Skema/Urutan Kabel CDI, Spul/Stator, Regulator Vespa Exclusive dan P150X

Warna kabel CDI Exclusive:
- Pink (ke koil)
- Hijau (spul CDI/input dari spul)
- Putih (ground CDI)
- Hitam (kunci kontak)
- Merah (pulser/pick up)

Warna kabel Spul/Stator Exclusive:
- Biru (output ke regulator)
- Hitam (ground)
- Hijau (output spul ke CDI)
- Coklat/Merah (output ke CDI)
- Putih/Abu-abu (ground/sambung ke putih dari CDI)

Warna kabel Spul/Stator P150X
- Biru (output ke regulator)
- Hitam (ground)
- Coklat/Merah (ke koil)

Regulator Vespa P150X (tiga kaki)
- Input dari spul/stator (G)
- Output menuju lampu depan belakang G)
- Kossong dan tidak ada kaki
- Ground (gambar antena)

Sumber gambar ngambil di google


Regulator Vespa Exclusive (empat kaki)
- Input dari spul/stator (G)
- Output menuju lampu (G)
- Output menuju positif baterai (pengecasan) (A)
- Ground (gambar antena)

Sumber gambar ngambil di google

Oke semoga bermanfaat hehehe.

Cara Setting Karbu Vespa Agar Irit BBM

Halo scooterist sejati.
Pada dasarnya kita semua menginginkan kondisi vespa yang prima dan Irit bbm. Saya punya beberapa tips menyetel karbu dengan baik.

1. Jika ingin vespa kesayangan kalian irit bahan bakar dan prima, kalian harus melihat kondisi pengapian mulai dari stator/spul, koil, kabel koil, dan busi. Namun yang paling sering di perhatikan adalah busi, gantilah busi jika sudah waktunya. untuk busi yang baik akan berwarna merah bata dan tidak basah akan bensin, jika busi kalian bagus maka membuat hemat bahan bakar.
2. Ukuran pilot jet dan main jet juga sangat berpengaruh, karena disini lah percampuran antara oksigen dan bensin.
3. Settinglah karbu dengan baik, cara nya adalah: setel langsam hingga 3000 rpm, kemudian putar panel angin yang berada di belakang karbu, putar ke arah kanan sampai mentok, lalu putar kembali ke kiri sampai dapat suara paling tertinggi. Pada tahap ini tidak bisa sekali setel, butuh waktu yang lama agar settingan pas.

Mungkin ini saja yang bisa saya share, terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat, salam mesin kan..!!

Minggu, 29 November 2015

Cara Memasang Regulator Honda Tiger Pada Motor Vespa

Halo para pecinta Vespa.....!
Pada kesempatan ini saya ingin berbagi teori tentang memasang Regulator (kiprok) Honda Tiger pada motor Vespa Exclusive (sudah menggunakan baterai). Manfaat yang di dapat dengan menggunakan Regulator (kiprok) honda tiger ini adalah:
- Pengecasan cepat (namun tidak over)
- Memperpanjang umur lampu
- Tampak lebih modern heheh

Langsung aja kita bahas perlengkapan, dan cara kerjanya.

Perlengkapan:
- Regulator Honda Tiger (harga original 225 ribu, merek fukuyama 75 ribu. Terserah mau pakai asli atau biasa, namun saya rasa lebih baik menggunakan yang original)
- Kabel (yang serat kuningannya bagus ya, agar tidak terjadi korsleting)
- Isolasi

Cara kerja
1. Yang pertama kita lakukan adalah siapkan beberapa kabel. kemudian buka magnet vespa.
2. Setelah magnet terbuka, potong kawat kuningan yang menempel ke badan (ground) di spul/stator, lalu di sambung/solder dengan kabel baru, kemudian hubungkan ke kaki regulator nomor 4
3. Hubungkan juga kabel berwarna biru dari spul/stator ke kaki regulator nomor 5
4. Sampai disini untuk masalah pengecasan baterai telah selesai (pengerjaan spul/stator selesai)
5. Hubungkan kaki regulator nomor 1 menuju positif (+) baterai
6. Kaki regulator nomor 2 hubungkan ke Headlamp (lampu tengah), namun di pertengahan kabel di potong dan kemudian di hubungkan ke output (+) kunci kontak. jadi kesimpulannya kaki nomor 2 menuju ke dua kabel yaitu kabel lampu dan kabel output kunci kontak (silahkan lihat gambar)
7. Yang terakhir adalah hubungkan kabel nomor 3 ke Ground (-). boleh ground baterai atau langsung ke body terserah aja yang penting ke ground. Kemudian jangan lupa isolasi bagian kabel yang di sambung agar tidak terjadi konsleting.




Kemudian silahkan cek tegangan pengecasan dengan menggunakan voltmeter, pada kondisi motor langsam tegangan bekisar 12,60-13,00 volt, ketika putaran rpm 5000 maka tegangan pun meningkat hingga 14,00-15,00 volt. Jika melebihi 16,00 volt maka terjadi overcharge, dan baterai cepat soak.

 Terimakasih telah menbaca artikel ini semoga bermanfaat buat kalian semua..